Friday, October 10, 2014

I ask, therefore I am *loh bukan*

Seperti kebanyakan manusia, saya orangnya suka kepo. Paling bedanya dengan stereotip orang kepo itu, saya ga demen kepoin mantan, orang yang saya ga suka, apalagi yang ga kenal. Kecuali kepoin mantannya temen saya yang suka selingkuh. Eh, sama suka kepoin Syahrini. Kadang-kadang saya kepoin Instagram-nya tante itu soalnya suka ada yang kocak. Hehehehe.

Lately semenjak kuliah banyak sekali sudut pandang baru yang saya lihat atau dengar, yang dulu dulu taunya dari artis siapa, eh sekarang kejadian sama temen sendiri. Atau minimal temennya temen. Misalnya:

1. Kenapa orang bisa agnostik atau atheist? Terutama yang tadinya taat beragama.
2. Kenapa orang yang tadinya straight bisa jadi gay? Dan gimana caranya gay-ness menular?
3. Kenapa ada muslimah berhijab yang berusaha ikut mengesahkan UU pernikahan beda agama? Padahal jelas-jelas dilarang di Islam, dan lantas itu hijab pemaknaannya gimana? (Kalau ini kejadiannya di fakultas tetangga)
4. Apa pandangan scientific kesurupan? And seriously this is the one topic that keeping me from sleeping right now gara-gara asisten rumah tangga saya tadi siang baru aja kesurupan di rumah saya, atut :"))
5. Kenapa ada orang-orang yang dengan bangga mendeklarasikan bahwa dia itu agnostik/atheist? Terlepas dari alasannya, it just seems odd to me to see people who feel the needs to declare it.

Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang ga tau harus saya tanyakan ke siapa, karena biasanya fenomena-fenomena di atas terjadinya either sama dosen atau temen jauh. Buat tanya langsung rasanya ga etis aja.

Kemarin sore saya sharing perihal pertanyaan nomor 1 sama teman saya Edoy. Tapi ga tuntas soalnya via Line. Ujungnya dia bilang: "ah elu overthink too much Ay". Hmmm udah "overthink" tambah "too much" tuh gimana ya, meletus kali nih kepala-__- But then saya teringat percakapan dosen saya dengan temannya:

Temannya Mas Dosen: Ngapain sih lu gitu aja dipikirin
Mas Dosen: Ya lu enak bego, ga usah mikir. Lah kalo gua kan pinter, mesti mikir terus.

YHAAA point saya bukan mau ngatain si Edoy bego sih tapi keinget aja sama si dosen wkwk.

Yah sekiranya suatu hari ini pertanyaan-pertanyaan saya terjawab, semoga setelah itu akan muncul pertanyaan baru karena manusia selalu berada dalam ke-disekuilibrium-an.

No comments:

Post a Comment

 
Green Tea