Thursday, February 20, 2014


Siang ini harusnya saya duduk di depan komputer untuk bikin slide show buat presentasi hari Senin besok di mata kuliah Teori Kepribadian Klasik 1. Tapi gak tau kenapa jari-jari ini malah ngeklik icon Mozilla Firefox, lalu mengetikkan website Blogger di search bar. Ternyata teman-teman blogger banyak yang masih rajin meng-update blog-nya. Yang selalu saya look forward adalah: Tabula Rasa Nisa, Drunk by Encephabol, Quintessential, Mind's Reflection, dan Diovin's Page. Lalu saya jadi ingin update juga wkwkwk dasar latah (dan prokrastinator).

Minggu lalu saya dapet tugas kuliah, disuruh "mengkhayal" tentang masa depan, apa saja yang ingin dilakukan dan dicapai. "Usia 30, 40, sampai 70 atau 80, tapi kalau kalian ngerokok atau minum minuman beralkohol jangan harap umur kalian panjang," begitu kata si Ibu Dosen.

Kemudian di rumah, saya kembali berhadapan dengan komputer dengan halaman Microsoft Word yang masih kosong, siap untuk ditulisi.

"Berikut adalah hal-hal yang ingin saya capai pada usia:

30 tahun: sudah menikah, sudah punya 1 orang anak, sudah menyelesaikan S2 profesi, (dan seterusnya lah pokoknya)."

Sudah selesai sampai umur 50, saya berhenti. Saya baca lagi semua yang sudah saya tulis. Banyak sekali target yang ingin saya capai. Kemudian kecemasan itu datang: gimana kalo target-target yang gua tulis ini gak tercapai? Lantas, apa yang harus gua lakukan? Saya pernah dengar kalau anak sulung itu cenderung pencemas, jadi saya merasa wajar kalau lagi cemas hahaha *denial*.

Tapi aneh bukan, kalau malah gak worried sama sekali kalau rencana yang sudah diperhitungkan itu gak berjalan dengan baik? Bukankah artinya kita jadi harus menyiapkan Rencana B?

Kemudian saya lanjutkan ke usia 60 dan 70, usia ketika saya berencana (dan seharusnya) sudah mundur dari karier dan menikmati masa tua. Saya terhenti lagi. Apakah orang tua gua masih akan ada saat gua udah lansia? Si cemas mengganggu lagi.

“Optimism is a strategy for making a better future. Because unless you believe that the future can be better, you are unlikely to step up and take responsibility for making it so.” - Chomsky 

No comments:

Post a Comment

 
Green Tea